Pasar jual beli laptop bekas semakin ramai di tahun 2025. Banyak orang menjual perangkat lamanya untuk upgrade, sementara pembeli mencari laptop berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Namun, menentukan harga wajar untuk laptop second tidak semudah menebak atau mengikuti harga di marketplace. Ada beberapa faktor penting yang harus Anda perhatikan agar tidak salah taksir — baik saat menjual maupun membeli.
1. Tahun Rilis dan Seri Laptop
Usia perangkat menjadi faktor utama dalam menentukan harga. Laptop yang dirilis 1–2 tahun lalu umumnya masih memiliki nilai jual tinggi, terutama jika seri tersebut masih beredar di pasar baru.
Misalnya, MacBook Air M2 keluaran 2022 masih bernilai tinggi dibanding seri M1, meski sama-sama tergolong laptop bekas.
Tips: Saat ingin menjual atau membeli laptop bekas, cari tahu dulu harga baru di toko resmi atau situs ritel besar untuk dijadikan acuan.
2. Kondisi Fisik dan Kelengkapan
Kondisi bodi, layar, keyboard, serta kelengkapan seperti charger dan box asli sangat memengaruhi harga. Laptop dengan goresan minimal dan perlengkapan lengkap bisa dihargai 10–20% lebih tinggi dibanding yang cacat fisik atau tidak lengkap.
Catatan: Untuk pelaku jual beli MacBook, orisinalitas charger dan kondisi casing sangat penting karena pembeli MacBook cenderung memperhatikan detail kecil.
3. Spesifikasi dan Performa
Spesifikasi seperti prosesor, kapasitas RAM, jenis penyimpanan (SSD/HDD), dan kartu grafis turut menentukan nilai jual. Laptop dengan SSD dan RAM minimal 8 GB lebih diminati karena performanya lebih cepat.
Jika Anda ragu dengan kondisi performa, sebaiknya lakukan pengecekan di tempat service laptop terlebih dahulu untuk memastikan semua komponen masih bekerja optimal.
4. Kondisi Baterai dan Lama Pemakaian
Baterai adalah komponen yang cepat menurun seiring waktu. Laptop dengan daya tahan baterai di atas 80% masih dianggap bagus.
Gunakan aplikasi seperti BatteryInfoView atau CoconutBattery (untuk MacBook) untuk mengetahui kesehatan baterai sebelum transaksi.
5. Garansi dan Riwayat Servis
Laptop yang masih memiliki garansi aktif atau disertai bukti servis resmi memiliki nilai jual lebih tinggi. Pembeli akan lebih percaya bahwa perangkat tersebut dirawat dengan baik dan tidak memiliki riwayat kerusakan berat.
Jika laptop pernah diservis di tempat profesional, pastikan untuk mencatat detailnya. Ini bisa menjadi nilai tambah dalam jual beli laptop atau jual beli MacBook.
6. Harga Pasar dan Permintaan
Langkah terakhir adalah membandingkan harga di berbagai platform jual beli online. Gunakan marketplace seperti Tokopedia, OLX, atau Facebook Marketplace untuk memantau rata-rata harga model laptop yang sama.
Namun, ingat bahwa harga pasaran bisa naik turun tergantung tren — misalnya, laptop gaming atau MacBook Pro sering lebih stabil nilainya dibanding laptop entry-level.
Kesimpulan
Menentukan harga wajar untuk laptop second membutuhkan keseimbangan antara kondisi perangkat, spesifikasi, dan tren pasar.
Bagi Anda yang aktif dalam jual beli laptop atau jual beli MacBook, lakukan riset sederhana dan pastikan laptop dalam kondisi prima dengan bantuan service laptop profesional sebelum dijual. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan harga terbaik sekaligus menjaga kepercayaan pembeli.
































