Pada dasarnya instal ulang windows adalah hal yang mudah, yang diperlukan hanya sedikit pengetahuan dan software dan alat pendukungnya.

Beberapa tahun yang lalu proses instal ulang windows mayoritas dilakukan dengan media CD/DVD namun sekarang sudah digantikan dengan media flashdisk, Itu dilakukan karena media cd/dvd itu kurang efisien, rentan rusak (tergores) sehingga menjadikannya sulit dibaca oleh optik dari dvd-room.

Jadi jika keping cd/dvd instaler maupun dvp player  kita rusak mau tidak mau kita harus mengganti nya. Lain halnya dengan flashdisk, jika installer rusak kita tinggal membuat nya kembali tanpa harus mengganti dengan flashdisk yang baru.

Proses installasi dengan media usb flashdisk pun jauh lebih cepat dari media DVD.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara membuat installer windows pada usb flashdisk.

 

Alat & Software yang dibutuhkan :

1. Komputer/laptop.
2. Flashdisk (minimal 8 GB)
3. Aplikasi Rufus. (bisa didownload disini)
4. ISO Windows (7, 8, 8.1 atau 10)

Berikut adalah link untuk download file master Windows nya

 

 

Langkah-langkahnya :

  1.  Download aplikasi rufus.
    Buka aplikasi Rufus, pada menu dropdown Device (gambar A) pilih Flahdisk yang akan digunakan,
  2. Untuk partition scheme pilih pilih MBR Partition Scheme for BIOS or UEFI
  3. Pilih FileSystem NTFS
  4. Klik Icon ISO Image (gambar D) dan pilih File ISO dari windows yang akan digunakan dan klik Start. Klik Ok pada saat ada pesan peringatan sebelum flashdisk diformat.
  5. Tunggu sampai proses instalasi selesai

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah proses selesai, usb sudah siap digunakan untuk instal windows anda, jangan lupa set dahulu boot order laptop anda menjadi USB first.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Mungkin anda pernah mengalami kejadiaan dimana data (folder) didalam harddisk/ flashdisk anda tiba –tiba berubah menjadi shortcut, 

jika anda membukanya maka ada pesan error atau justru diarahkan ketempat lain (misalnya C:\Windows\system32) atau data didalam flasdisk anda lenyap sama sekali padahal di Propertiesnya masih ada.

Tenang itu mungkin ulah dari virus yang sebenarnya tidak terlalu bahaya kecuali kita tidak tahu cara mengatasinya, sebenarnya file tersebut tidak hilang tapi hanya disembunyikan (hidden) oleh virus tersebut.

Berikut beberapa langkah untuk mengembalikan data kita,

 

1. Merubah setting pada folder options. 

Pada windows explorer (windows 8/10) pilih tab view

Gambar 1. Merubah view attribute melalui windows explorer

 

Dengan mencentang pilihan hidden items maka file anda yang tadinya tidak terlihat (hidden) akan bisa muncul kembali.

Cara ini sebenarnya kurang efektif karena jika file dibuka komputer lain maka tetap tersembunyi karena attribut file masih hidden dan file-file system yang memang sengaja disembunyikan pun akan dapat terlihat dan bisa berbahaya jika tidak sengaja terhapus.

 

2. Membuka dan mengembalikan file yang tersembunyi dengan Command Prompt Windows.

Cara ini dapat dilakukan dengan menggunakan perintah Command Prompt pada Windows

Berikut ini langkahnya :

  • Pada search menu start menu windows, ketik CMD
      • Gambar 2. Membuka jendela Command Prompt Windows
    • Ketikkan perintah berikut attrib -s -h x: *.* /s /d.
    • Gambar 3. Menuliskan perintah pada Command Prompt Windows.
  • huruf x diatas diganti dengan drive letter dari flashdisk/hardisk/partisi yang hendak dibuka, kemudian dan tekan enter.

 

Selain cara diatas anda bisa menggunakan file anti-hidden yang telah saya siapkan, caranya letakkan Anti-hidden di flashdisk/partisi/folder tujuan dan klik dua kali, tunggu sampai proses selesai dan tekan enter.

File anda pun akan kembali dapat dilihat dan diakses.

 

3. Mengembalikan file dengan SmadAv.

Untuk cara selanjutnya yaitu dengan menggunakan anti virus smadav. Smadav adalah anti virus lokal yang cukup ampuh, ringan dan gratis.

smadav sendiri mempunyai 2 versi yaitu free dan premium untuk informasi lebih lanjut mengenai antivirus ini bisa kunjungi langsung ke website resminya di www.smadav.net.

  • Cara nya download smadav versi terbaru disini .
  • Kemudian instal smadav.
  • Gambar 4. Proses Instalasi SmadAv
  • Scan Folder/Drive target.
  • Gambar 5. Melakukan Scanning dengan Smadav
  • Pilih unhide setelah proses scanning selesai.
  • Gambar 6. Proses Unhide file dengan smadav.

 

Demikianlah beberapa cara untuk mengembalikan file anda yang disembunyikan oleh virus/malware.

Dan jika file anda sudah kembali normal maka sangat disarankan  anda melakukan scan pada komputer anda agar virus tersebut benar-benar hilang,

Semoga bermanfaat….